Input Data Masih Masalah, Dinkes Catat Kasus Covid-19 di Jakarta Hari Ini 2.471

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Tempo.co, Jakarta- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan masih terjadi gangguan sistem terkait penginputan penambahan data kasus Covid-19 harian. Dampaknya, terdapat temuan kasus positif Covid-19 yang tidak dapat dilaporkan.

    Adapun hari ini, Senin, 22 Februari 2021, kata Dwi, terdapat penambahan sebesar 2.471 kasus positif Covid-19. Hasil itu didapat dari tes PCR yang dilakukan terhadap 9.132 orang.

    “Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 331.094 kasus,” ucap dia dalam keterangan tertulisnya. 

    Baca juga: Ikut Vaksinasi Covid-19 Lansia, Warga Kembangan Sebut Biar Ekonomi Tak Hancur

    Dari total kasus itu sebanyak 312.478 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 94,5 persen, sedangkan sisanya 5.206 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen. Adapun tingkat kematian di Indonesia, lanjut Dwi, sebesar 2,7 persen. 

    Selama sepekan terakhir, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif Covid-19 atau positivity rate di Jakarta sebesar 17,5 persen, sementara secara total 11,1 persen. Angka itu masih jauh di atas standar yang ditetapkan oleh WHO, yaitu tak lebih dari 5 persen. “Untuk  rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 281.072 orang. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 78.099 orang,” tutur Dwi. 

    Kasus Covid-19 di Jakarta belum terlihat tanda penurunan yang signifikan. Kemarin tercatat angka kasus sebanyak 2.720 orang positif Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto